Senin, 17 Juni 2019

Tugas Jarkom Pertemuan 11

Tugas Mandiri 1 Pertemuan 11
Assalamualaikum Wr. Wb

Hello sobat BSI, disini saya akan melanjutkan materi pertemuan 11  yang hari ini dipelajari dikelas 12.4A.07 ,berikut ketentuan soal dan jawaban dari slide jaringan komputer BSI yang diajukan untuk memenuhi penilaian mata kuliah jaringan komputer.

Pertanyaan :
   1.     Jelaskan fungsi-fungsi dari protocol dibawah ini :
a.       ICMP
b.      POP3
c.       SMTP
d.      FTP
e.       ARP
   2.      Berikan penjelasan mengenai kelebihan dan kekurangan IPv4 dan IPv6 ?


Jawaban :

   1.      Fungsi protocol :
a.      ICMP ( Internet Control Message Protocol )
-  Membantu proses error handling / melaporkan apabila terjadi error pada sebuah jaringan.
-    Membantu control procedure atau prosedur pengaturan pada sebuah jaringan.
-  Menyediakan pengendalian error dan pengendalian arus pada network layer atau lapisan jaringan.
-  Mendeteksi terjadinya error pada jaringan, seperti connection lost, kemacetan jaringan dan sebagainya.

b.     POP3 ( Post Office Protocol versi 3 )
Fungsi utama dari POP3 adalah untuk menyimpan sementara e-mail yang terkirim di dalam sebuah e-mail server, dan kemudian meneruskannya ke dalam e-mail client, dimana baru akan terrespon ketika e-mail tersebut sudah dibuka oleh user yang berhak.
c.      SMTP ( Simple Mail Transport Protocol )
Protokol yang digunakan untuk membantu user mengirimkan surat elektronik / e-mail kepada penerima. Kita sebagai seorang user dapat mengirimkan pesan elektronik atau e-mail kepada penerima.

d.     FTP ( File Transfer Protocol  )
FTP berfungsi untuk mempermudah dalam pembagian file - file, mempercepat secara tidak langsung atau implicyt menggunakan komputer remote, melindungi user dari berbagai file storage system antar host.

e.      ARP ( Address Resolution Protocol  )
Untuk meningkatkan keamanan. Dalam mikrotik, masukan ARP bisa didapat secara dinamik. Namun untuk meningkatkan keamanan, kita dapat memasukkan ARP statis secara manual.



   2.      Penjelasan kelebihan dan kekurangan IPv4 & IPv6

a.      Kelebihan IPv4 ( Internet Protocol versi 4 ) :
-   Tidak mensyaratkan ukuran paket pada link layer dan harus bisa menyusun kembali paket berukuran 576 byte.
-  Pengelolaan rute informasi yang tidak memerlukan seluruh 32 bit tersebut, melainkan cukup hanya bagian jaringannya saja, sehingga besar informasi rute yang disimpan di router, menjadi kecil. Setelah address jaringan diperoleh, maka organisasi tersebut dapat secara bebas memberikan address bagian host pada masing-masing hostnya.

Kekurangan :
-  Panjang alamat 32 bit (4bytes).
-  Dikonfigurasi secara manual atau DHCP IPv4.
-  Dukungan terhadap IPSec opsional.
-  Fragmentasi dilakukan oleh pengirim dan pada router, menurunkan kinerja router.
- IPv4 yang hanya memiliki panjang 32-bit (jumlah total alamat yang dapat dicapainya mencapai 4,294,967,296 alamat). IPv4, meskipun total alamatnya mencapai 4 miliar, pada kenyataannya tidak sampai 4 miliar alamat, karena ada beberapa limitasi, sehingga implementasinya saat ini hanya mencapai beberapa ratus juta saja.

b.      Kelebihan IPv6 ( Internet Protocol versi 6  ) :
-  Format header baru. Header baru IPv6 lebih efisien daripada header pada IPv4 (karena memiliki overhead yang lebih kecil). Hal ini diperoleh dengan menghilangkan beberapa bagian yang tidak penting atau opsional
-  Jumlah alamat yang jauh lebih besar.
-  Infrastruktur routing dan addressing yang efisien dan hirarkis.
- Kemampuan Plug-and-play melalui stateless maupun statefull address auto-configuration. Pada teknologi IPv6, sebuah node yang memerlukan alamat bisa secara otomatis mendapatkannya (alamat global) dari router IPv6 ataupun cukup dengan mengkonfigurasi dirinya sendiri dengan alamat IPv6 tertentu (alamat link local) tanpa perlu adanya DHCP server seperti pada IPv4. Hal ini juga akan memudahkan konfigurasi.
-  Keamanan yang sudah menjadi standar built-in.Jika pada IPv4 fitur IPsec hanya bersifat opsional maka pada IPv6 fitur IPsec ini menjadi spesifikasi standar. Paket IPv6 sudah bisa secara langsung diamankan pada layer network.

Kekurangan :
-  Operasi IPv6 membutuhkan perubahan perangkat (keras dan/atau lunak) yang baru yang mendukungnya. 
-  Harus ada pelatihan tambahan, serta kewajiban tetap mengoperasikan jaringan IPv4, sebab masih banyak layanan IPv6 yang berjalan di atas IPv4.

Senin, 20 Mei 2019

PERTEMUAN 10

KONFIGURASI ROUTER CISCO
Assalamu'alaikum wr.wb.
Saya akan menampilkan hasil dari troubleshoot.
Dan juga menjawab soal 



1. Buatlah skema jaringan seperti skema
    Troubleshoot 1/2/3




2. Gunakan IP Address 172.168.10.1/24 pada 
    Router.



3. Pastikan PC1, PC2 dan PC3 dapat 
    berkomunikasi dengan router?
    jawab: 
    * PC 3 ip addres nya berbeda dengan PC 1 dan PC 2, sedangkan PC 1 dan 2 ip address nya      192.168.10.1 dan PC 3 atau yang salah ip addressnya 192.168.11.1

     * PC 2 gateway nya berbeda dengan PC 1 dan PC 2, sedangkan PC 1 dan 2 gateway nya 192.168.10.1 dan PC 3 atau yang salah gateway nya 192.168.11.1.

     * Kesalahannya terdapat pada  router dengan alamat ip address nya yang salah yaitu 192.168.1.1, sedangkan alamat ip address yang benar yaitu 192.168.10.1

Minggu, 19 Mei 2019

TUGAS JARKOM PERTEMUAN 9

 PENERAPAN SWITCHING MENGGUNAKAN SOFTWARE POCKET TRACER


Assalamualaikum Wr.Wb

 saya akan menjelaskan dan menerangkan tentang cara menggunakan pocket tracer untuk switching,
berikut tutorialnya:






Kita harus menginstall, dan membuka aplikasi software pocket tracer, Setelah ituh kita klik End Device. Pilih PC, Lalu Kita Klik Network Device. Pilih Switches.



Kita Hubungkan Dari PC ke Switches.


Double Klik PC,Pilih RS 232.



Double Klik Switches,Pilih Console.




Ini Setelah Terhubung Antara PC dan Switches, Selanjutnya Kita Klik CLI











Selasa, 16 April 2019

Tugas Jarkom Pertemuan 6

Mata Kuliah    : Jaringan Komputer

Dosen             : Desmulyati, ST



Assalamualaikum Wr. Wb

Kami disini akan menjelaskan cara membuat jaringan peer to peer dan jaringan LAN

1. 4 Buah Laptop

2. 1 Buah Switch

3. 4 Buah Kabel UTP



TUGAS 1



Buatlah jaringan komputer sederhana dengan menggunakan 2 buah laptop. serta pastikan kedua device tersebut saling terkoneksi.







PROSES PEMBUATAN JARINGAN PEER TO PEER



1.   Hidupkan kedua laptop tersebut



2.   Sambungkan kabel LAN yang telah dibuat dengan sistem crossover tadi pada      
      masing-masing laptop




 Klik kanan icon network pada taskbar kemudian pilih
      “Open Network and SharingCenter”.



Klik kanan pada Local Area Connection kemudian pilih “Properties”.

Kemudian kita klik pada local areal network lalu pilih “properties”


Dijendela properties pilih Internet Protocol 4(TCP/Ipv4) kemudian klik properties untuk mengatur IP Adress. IP Address tidak boleh sama supaya tidak terjadi “IP Conflict”. IP Address untuk komputer 1 adalah 192.168.10.1 dan IP Address untuk komputer 2 adalah 192.168.10.2. Uuntuk subnet Mask keduanya akan otomatis terisi dengan ip 255.255.255.0 lalu tekan “OK”



Pengaturan ip pada komputer 1 dengan ip 192.168.10.1


Pengaturan ip pada komputer 2 


  Agar kedua komputer dapat terhubung, maka keduanya harus berada dalam satu network group dalam hal ini “WORKGROUP”, nama grup ini diganti sesuai ketentuan  kelompok dari dosen menjadi “JARKOM”. Langkah-langkahnya sebagai berikut :



Pertama : Masuk ke “System and Security” pada Control Panel kemudian pilih “system”.

Kedua     : Klik “Change” untuk mengatur nama komputer dan menyamakan Network Group dengan nama “WORKGROUP”.

Ketiga      : Beri nama komputer (optional) dan beri nama Workgroup, tekan tombol “OK” kemudian restart kedua komputer tersebut.
  




Setelah di restart, masuk lagi ke Control Panel untuk mengatur “Advance Sharing”

Agar kedua komputer dapat saling mendeteksi dan dapat mengakses file atau folder tertentu, atau opsi sharing seperti gambar dibawah ini.




PROSES PENGUJIAN JARINGAN PEER TO PEER


Pertama : Klik Start pada Windows10, Klik "Run" kemudian tulis "CMD" untuk masing-masing command prompt, setelah itu tekan enter atau klik "OK" langkah ini dilakukan untuk masing-masing komputer.

Kedua    : Pada jendela command prompt lakukan Ping dari komputer 1 ke komputer 2 dan sebaliknya dengan menulis Ping 192.168.10.1 (dari komputer 1) dan Ping 192.168.10.2 (dari komputer 2) kemudian tekan enter.


Hasil Testing Komputer 1






Hasil Testing Komputer 2




Ketiga     : Jika hasil ping sama seperti diatas artinya kedua komputer sedang terhubung.




   


        PROSES SHARING FILE JARINGAN PEER TO PEER

Setelah koneksi lulus uji dengan cara ping antar komputer sesuai dengan IP address masing-masing, langkah selanjutnya adalah mencoba untuk sharing file (mengirim dan menerima file). dari setiap komputer namun sebelumnya ada beberapa langkah yang harus dilakukan yaitu :



Komputer sudah saling terhubung dan bisa melakukan sharing file
 




File yang sudah berhasil di sharing





Tugas kedua 


Membuat jaringan sederhana mengguanakan LAN dengan menggunakan 5 buah laptop dan 1 switch. Langkah pertama hubungkan masing-masing komputer 1 dengan kabel UTP ke switch dengan ip address 192.168.10.1, subnet mask otomatis akan terisi 255.255.0, lalu klik “OK”. Lakukan langkah yang sama untuk kelima komputer, yang beda adalah dalam mengisi IP addres:
·         Untuk komputer 2, IP address: 192.168.10.2
·         Untuk Komputer 3, IP address: 192.168.10.3
·         Untuk Komputer 4, IP address: 192.168.10.4
Apabila sudah saling terhubung satu sama lain maka sudah bisa melakukan sharing file ke 4 komputer.




File yang sudah di sharing
 
 
 

Hasil komputer yang sudah terhubung menggunakan CMD

HIJACKING

  MAKALAH ETIKA PROFESI TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI HIJACKING LAPORAN TUGAS KELOMPOK Diajukan untuk memenuhi nilai tu...